Text
Rona Bahasa Dan Sastra Indonesia : Tanggapan Penutur Dan Pembacanya
Dalam khazanah bahasa dan sastra Indonesia, pemerhati dan kritikus di bidangnya masih saja dianggap kurang.
Buku kritik sastra, misalnya, bahkan disebut-sebut langka di pasaran. Untuk menggairahkannya, buku ini diterbitkan untuk Anda.
Penerbitan buku Rona Bahasa dan Sastra: Tanggapan
Penutur dan Pembacanya" ini merupakan salah satu usaha Penerbit untuk mempublikasikan artikel-artikel ilmiah di jurnal yang selama ini terbatas komunitasnya. Melalui seleksi ilmiah yang dilakukan oleh Dewan Redaksi, artikel-artikel itu sudah dianggap "layak jual" untuk konsumen akademik. Sugihastuti adalah salah seorang di antara penulis yang artikel-artikel jurnalnya layak diterbitkan mengingat alasan di atas. Terima kasih Penerbit ucapkan kepada Sugihastuti dan Humaniora, jurnal tempat tulisan penulis dimuat.
Buku ini tersusun atas 9 bab. Bab I adalah Tanggapan
Pembaca terhadap Sajak-Sajak Toeti Heraty; Bab Il: Kekuasaan Pria di Mata Wanita: Analisis Mimpi dan Pretensi; Bab III:
Sastra dan Perubahan Sosial: Studi Kasus Saman Karya Ayu Utami; Bab IV: Rumah Besar Karya Lilimunir C.: Bedah Karya;
Bab V: Penelitian Kualitatif Sastra Berperspektif Feminis; Bab VI: Proses Komunikasi Teks: Studi Kasus Teks-Stiker-Plesetan; Bab VII: Pelacur, Wanita Tunasusila, Pekerja Seks, dan "Apa Lagi": Stigmatisasi Istilah; Bab VIII: Bahasa Baku:
Bahasa Laporan Penelitian; Bab IX yang merupakan bab terakhir berisi Editor Bahasa dan Kekuatan Kata.
Terlihat begitu variatif topik setiap bab dalam buku
ini; inilah yang menurut Penerbit menjadi keunggulannya.
Hal ini pulalah yang menunjukkan bahwa penutur bahasa
Indonesia dan penanggap sastranya unjuk diri untuk mengisi kekurangan buku kritik di pasaran. Mahasiswa, dosen, dan pemerhati bahasa dan sastra Indonesia adalah para konsumen buku ini.
Tidak tersedia versi lain